Fakta Mesjid Al Aqsa, Pernah Jadi Tempat Sampah dan Kandang Kuda Sampai Dibakar Orang Australia - ISLAM ID

ISLAM ID

Portal Berita Islam Anti Hoax

Hot

Post Top Ad

Minggu, 23 Juli 2017

Fakta Mesjid Al Aqsa, Pernah Jadi Tempat Sampah dan Kandang Kuda Sampai Dibakar Orang Australia

Beberapa hari ini Masjid Al Aqsa yang berlokasi di kota Yerussalem Timur, Palestina kembali diuji. Pelecehan pada masjid tersuci ketiga umat Islam itu kembali dilakukan oleh tentara dan polisi Israel dengan menutupnya dari akses jamaah yang ingin melaksanakan shalat di masjid ini, jamaah pun hanya bisa  melaksanakan shalat di pekarangan, meski begitu mereka tetap berbondong-bondong untuk melaksanakan shalat, kejadian terakhir yang paling membuat kemarahan umat Islam dunia membuncah saat jamaah melaksanakan shalat jumat (21/Juli/2017), polisi Israel tiba-tiba memberondong  jamaah shalat jumat tersebut dengan peluru karet sesaat setelah shalat usai dilaksanakan, menyebabkan 14 orang terluka termasuk syech Ikrima Sabri, imam pada pelaksanaan shalat jumat waktu itu. 

Tidak banyak orang yang mengetahui fakta-fakta Masjid Al Aqsa, berikut beberapa fakta Masjid Al Aqsa yang berhasil dihimpun oleh redaksi Analis Islam:

1. Al Aqsa bukan hanya menyangkut satu masjid

Penamaan Al Aqsa pada awalnya mengacu pada suatu kompleks yang terletak di wilayah Yerussalem Timur  Palestina, didalamnya terdapat beberapa situs bersejarah dan masjid seperti masjid Qibla, Masjid As Saqrah (Dome of The Rock), Masjid Buraq, Masjid Marwani dan Masjid al Aqsa yang kita kenal saat ini. 

Kekeliruan yang paling sering terjadi adalah ketika kita melihat masjid berkubah kuning emas yang berkemilau kita menganggapnya bahwa itu adalah masjid Al Aqsa, namun  sebenarnya bukan, masjid itu adalah masjid Qubah As Saqrah (Dome of The Rock) yang juga menjadi landmark kota Yerussalem.

http://www.islamid.net/2017/07/fakta-masjid-al-aqsa-pernah-jadi-tempat-sampah-dan-kandang-kuda-sampai-dibakar-orang-Australia.html
source: https://islamdetikini.blogspot.com/2017/04/ketahui-mana-yang-masjidil-aqso-dan.html
Baca juga:


Kemudian perubahan nama dilakukan untuk mencegah kebingungan umat, Kompleks Al Aqsa diubah namanya menjadi Al Haram As Syarif.

2. Al Aqsa Adalah  Mesjid sekaligus kuil

Bagi umat Islam masjid ini adalah salah satu dari tiga masjid yang paling suci setelah Masjidil Haram di Makkah dan masjid Madinah di kota Madinah, tetapi bagi orang-orang Yahudi, mereka menganggap bangunan ini adalah kuil Sulaiman yang pernah eksis dimasa lalu. Bahkan diyakini bahwa dibawah pondasi bangunan yang digali oleh pemerintah Israel dibangun sebuah Sinagog (kuil Yahudi).

Bentrok antara kelompok Yahudi dan orang-orang Palestina yang berusaha mempertahankan kesucian Al Aqsa seringkali terjadi saat orang-orang ekstrimis Yahudi menyerbu masuk ke kompleks Al Aqsa.

3. Al Aqsa dihancurkan secara sistematis

Pemerintah Zionis Israel secara sistematis menggerogoti masjid Al Aqsa sejak pendudukan negara ini terhadap Palestiana pada tahun 1967,  dengan alasan arkeologis mencari sisa-sisa peninggalan kuil Sulaiaman (Solomon Temple) dengan slogan mencari Harta Karun Israel,  termasuk mencari apa yang mereka sebut sebagai Tabut Yahudi. Alhasil dari penggalian yang terus menerus ini bangunan-bangunan di sekitarnya sudah rusak bahkan  roboh seperti bangunan-bangunan pertokoan dan gerbang utama Departemen Wakaf Al Aqsa.

4. Pernah jadi tempat sampah dan kandang kuda

Tahun 70 Masehi, saat Yerussalem dikuasai oleh imperium Romawi dan orang-orang Yahudi dilarang memasuki kota ini, bangsa diusir oleh Rowawi dan melakukan diaspora ke seluruh dunia, tempat-tempat suci yang ditinggalkan termasuk area masjid Al Aqsa kemudian dijadikan tempat pembuangan sampah.
Sedangkan tempat ini juga sempat dijadikan kandang kuda pasukan salib (crusaders) saat pasukan ini menguasai Yerussalem.

5. Tempat kaum muslimin dibantai

Dalam catatan sejarah kota tua Yerussalem sudah beberapa kali berpindah tangan dari satu penguasa ke penguasa yang lain.
Pada masa khalifah Umar bin Khattab, kota Yerussalem direbut dari tangan bangsa Romawi pada tahun 637 M, Umar bin Khattab menghidupkan kembali kota ini dengan cahaya kedamaian dan toleransi kehidupan tiga agama yang sangat tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Yerussalem berada dalam naungan cahaya Islam selama 462 tahun hingga tentara salib gabungan negeri-negeri eropa dibawah pimpinan Godfrey menginvasi dan merebut kota ini, merebut hampir semua lini kehidupan masyarakatnya. 

Hampir seluruh penduduk kota ini dibantai, dan tempat pembantaian paling fenomena berada di masjid Al Aqsa, mereka disalibkan di sebuah salib yang ditempatkan di pusat mesjid. Salib ini dirusak oleh Sultan Salahuddin saat merebut kembali Yerussalem pada tahun 1190 M, setelah Perang Salib III dimenangkannya. Bangunan salib itu sudah tidak ada, hanya tersisa pondasinya saja, menyisakan cerita ngeri di baliknya.

Baca juga :



http://www.islamid.net/2017/07/fakta-masjid-al-aqsa-pernah-jadi-tempat-sampah-dan-kandang-kuda-sampai-dibakar-orang-Australia.html
source: http://www.islamiclandmarks.com/palestine-masjid-al-aqsa/crusader-cross
6. Mimbar Salahuddin

Ada pula yang menyebut mimbar ini dengan nama Mimbar Nuruddin Zengi. Nuruddin Zengi adalah guru spiritual dari sultan  yang termashur Salahuddin Al ayyubi (Saladin) yang bercita-cita memasang mimbar ini di dalam masjid Al Aqsa. Cita-cita ini diteruskan oleh Sultan Salahuddin dan baru mewujudkannya setelah kota Yerussalem ditaklukkan untuk kedua kalinya oleh pasukan Islam yang dipimpinnya.

Keistimewaan mimbar ini terletak pada keindahan dan keunikannya, dimana struktur kayu sebagai bahan utamanya tidak menggunakan paku atau lem.  Mimbar ini menjadi interior kebanggaan masjid Al Aqsa dan kaum muslimin. Sangat ironis, mimbar legendaris ini ikut musnah saat masjid ini dibakar tahun 1969.

http://www.islamid.net/2017/07/fakta-masjid-al-aqsa-pernah-jadi-tempat-sampah-dan-kandang-kuda-sampai-dibakar-orang-Australia.html
source: https://www.wdl.org/en/item/14482/
Keterangan gambar: Photo eksklusif ini diabadikan pada tahun 1916 oleh arkeolog berkebangsaan Jerman Bernhard Moritz


6. Al Aqsa pernah dibakar oranng Australia

Terjadi pada 21 Agustus 1969 saat konflik Palestina-Israel, Dennis Michael Rohan seorang turis warga negara Australia keturunan Yahudi, dinyatakan paling bertanggung jawab atas kebakaran hebat yang melanda bangunan mesjid Al Aqsa, lebih dari sepertiga bangunan mesjid dilahap api. Peristiwa memilukan seluruh dunia ini bembuat PBB mengeluarkan resolusi nomor 271.

Saksi mata peristiwa itu, Mahmoud Syatiyeh (70)  “Api dinyalakan di tiga area yang berbeda di mesjid itu” kesaksiannya saat dilansir oleh kantor berita Turki Anadolu Agency. Rohan diciduk oleh polisi setempat dua hari setelah kejadian itu.
Apa motifnya?
Rohan meyakini bahwa dengan membakar dan memusnahkan masjid Al Aqsa lalu membangun kembali bait suci Yahudi (red: Solomon Temple) diatasnya, Messiah yang sudah lama dinantikan akan segera turun ke bumi dan menyelamatkan orang-orang Yahudi.
Rohan diadili dalam sebuah persidangan yang dibuat pemeritah Israel dan menyatakan Rohan menderita penyakit jiwa, dia dideportasi kembali ke negaranya dan meninggal tahun 1995. Banyak pengamat melihat Pihak Zionis Israel berusaha cuci tangan dari kejadian ini, dan pengadilan itu dibuat-buat.

http://www.islamid.net/2017/07/fakta-masjid-al-aqsa-pernah-jadi-tempat-sampah-dan-kandang-kuda-sampai-dibakar-orang-Australia.html
source: http://alquds-online.org/userfiles/Image/news/2014/08/20140821_66767.jpg
Momen memilikan ketika Mesjid Al Aqsa dibakar

Tidak ada komentar:

Post Top Ad